Sel. Mar 9th, 2021

.

Kepala Dinas Bina Marga Dan Bina Konstruksi Provsu Menghadiri Konsultasi Regional Kementerian PUPR TA.2020 Wilayah Sumatera

2 min read

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) melaksanakan kegiatan konsultasi Regional (Konreg) TA.2020 Wilayah Sumatera, Senin/Selasa ( 24-25/02) di Hotel Niagara Danau Toba.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang di wakili Dirjen Binamarga, Sugiyartanto secara resmi membuka Konreg rangkaian ketiga yang di ikuti oleh 10 Provinsi di Sumatera, yakni Aceh Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepualauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung.

Konreg ini bertujuan untuk menyusun program 2021 yang akurat, terpadu dan dapat dilaksanakan sesuai readiness kriteria dalam rangka memantapkan ketahanan pangan, sumber daya air, dan energi. Selain itu, upaya mengurangi kesenjangan antar wilayah melalui penguatan konektivitas, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan pelayanan dasar, serta meningkatkan nilai tambah ekonomi melalui jasa konstruksi.

Arah kebijakan pembangunan wilayah dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024 untuk kepulauan Sumatera, pertama transformasi ekonomi mewujudkan hilirisasi industri berbasis pertanian, perikanan dan tambang. Kedua, optimalisasi manfaat pembangunan jalan tol Trans Sumatera, bandara dan pelabuhan ketiga pengembangan kawasan ekonomi di sepanjang koridor pesisir Timur Sumatera dan keempat hilirisasi komoditas unggulan dan pusat pertumbuhan yang berorientasi ekspor dengan didukung pengembangan hubungan internasional di Kuala Tanjung sebagai pusat perdagangan di wilayah Indonesia bagian barat.

Untuk kawasan strategis prioritas 2020-2024 di Sumatera antara lain wilayah metropolitan Medan wilayah Metropolitan Palembang kawasan industri dan kawasan khusus (KI/KEK), Lhokseumawe, KI/KEK Sei Mangkei, KI/KEK Galang Batang, KI/KEKTanjung Api-api, KI Kuala Tanjung, KI Bintan Aerospace, KI Kemingking, KI Sadao, KI Tanjung Enim, KI Tenayan, Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) Danau Toba, Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) cabang Ranai PKSN Bengkalis dan lain-lain.

Turut Hadir Kepala Dinas Bina Marga Dan Bina Konstruksi Provsu Effendy Pohan, kepala BPIW Kementrian PUPR Hadi Sucahyono, Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementrian PUPR, Bimo Adi Nursanthyasto, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Medan Selamat Rasidi, dan lainnya.

 

previous arrownext arrow
Slider

2 thoughts on “Kepala Dinas Bina Marga Dan Bina Konstruksi Provsu Menghadiri Konsultasi Regional Kementerian PUPR TA.2020 Wilayah Sumatera

  1. Bogor, 3 Juli 2020
    Hal : Meminta beberapa menit waktu Bapak Effendy Pohan untuk bertemu & mohon kejelasan, kepastian dan keadilannya

    Kepada Bpk Ir. H Muhammad Armand Effendy Pohan MSi,
    Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara

    Dengan hormat,
    Kami keluarga Bpk. Hotben Simatupang(almarhum) dan Ibu Sumihar Br.Sianturi (Usia 79 tahun) beserta 7 orang anak kandung menguasai / mengusahai sebidang tanah seluas +/- 2964m2 yang terletak di Gg. Padi Timur Lingkungan XVIII Kel. Tanjung Mulia Hilir Kec. Medan Deli – Medan sebagai Ahli Waris yang dibeli oleh almarhum bapak kami Bpk. Hotben Simatupang tahun 1983.(Lampiran — Surat Keterangan Ganti Rugi Tanah Perladangan & Denah).

    Adapun dalam pembangunan dan pengembangan Jalan Tol Medan-Binjai Seksi-1 Tanjung Mulia Hilir(Dahulu Tanjung Mulia) Medan dimulai tahun 2017 hingga saat ini Juli 2020(surat ini saya tuliskan) masih terus dikerjakan dan tanah yang kami kuasai terkena pembangunan Jalan Tol diperkirakan seluas 1045m2.

    Dengan segala hormat kami kepada Bapak Effendy Pohan, kami keluarga Hotben Simatupang(almarhum) dan Ibu Sumihar Br. Sianturi beserta 7 orang anaknya memohon kejelasan, kepastian dan keadilan dari Pihak PUPR yang melakukan pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai Seksi-1, karena :

    1.Info yang kami dapatkan dari Koordinator Lapangan Proyek, ada yang mengaku dan mendaftarkan namanya sebagai hak milik di wilayah tanah yang kami beli & usahai/kuasai sejak tahun 1983, dalam Daftar Persil yang terkena pengadaan tanah Jalan Tol Medan- Binjai Seksi-1 Tanjung Mulia Hilir Medan terdaftar atas nama : Muller Pakpahan pada No. urut 25 NIS No.00592 Hak Milik No.173.(Lampiran – Daftar Persil & Denah).
    Sehubungan hal tersebut diatas:
    *Kami sudah menyurati Ketua Tim Pembebasan Tanah Jalan Tol Medan-Binjai Seksi-1 per tanggal 23 Mei 2018 untuk mengganti nama tersebut menjadi atas nama Hotben Simatupang(almarhum) / Ibu Sumihar Br. Sianturi.(Lampiran – Ketua Team Pembebasan Tanah).
    *Kami sudah melampirkan Dokumen Pengukuran & Pemetaan Kadastral – Sporadik(Peta Bidang) – Rutin(BPNRI.IV.1.e) periode Juni 2012(Lampiran-Kantor Pertanahan Kota Medan)
    *Kami sudah melampirkan ketaatan kami sebagai warga negara membayar PBB / STTS[Surat Tanda Terima Setoran] mulai tahun 2009 hingga 2019 kepada Dispenda pemerintah Kota Medan dengan Letak Objek Pajak Kecamatan Medan Deli Desa/Kel. Tanjung Mulia Hilir Medan, No SPPT(NOP): 12.75.090.002.009-0229.0(Lampiran-11 lembar STTS).
    * Kami sudah melampirkan Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah & Kesediaan Menerima Ganti Kerugian per tanggal 15 Desember 2017.(Lampiran-Surat Penguasaan Fisik)
    *Kami sudah melampirkan Surat Pernyataan Menguasai/Mengusahai Sebidang Tanah per tanggal 13 April 2018(Lampiran-Surat Mengusahai/menguasai Tanah)
    *Kami juga sudah meminta Surat Penjelasan kepada Tim Pembebasan Lahan Trase Jalan Tol Medan-Binjai Seksi-1 melalui Kantor Advokat per tanggal 11 September 2019 dan 15 Oktober 2019 tetapi tidak ada jawaban.(Lampiran Surat Advokat).

    2. Sampai hari ini(surat ini saya tuliskan) kami keluarga Hotben Simatupang(almarhum) / Ibu Sumihar br. Sianturi dan ke 7 anaknya belum menerima ganti rugi sepeserpun atas kerugian tanah kami yang terkena Pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai Seksi-1 Tanjung Mulia Hilir Medan.

    Demikianlah surat ini kami buat meminta waktu Bapak Effendy Pohan untuk kami serahkan langsung dokumen kami beserta Lampiran pendukungnya agar mohon kejelasan, kepastian dan keadilannya, dan terima kasih yang sebesar besarnya atas kesediaan Bapak Effendy Pohan membaca dan menindaklanjuti surat kami ini.

    Catatan:
    Untuk kejelasan permohonan kami tersebut diatas, kami lampirkan beberapa dokumen pendukung sebagi berikut:
    1. Surat Keterangan Ganti rugi Tanah Perladangan & Gambar Tanah (Jual-Beli Tanah).
    2. Surat Pernyataan menguasai / mengusahai fisik sebidang tanah & kesediaan menerima ganti rugi & Gambar Bidang tanah.
    3. Surat Ketua Tim Pembebasan Tanah Jalan Tol Medan-Binjai Seksi-1
    4. Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah & Kesediaan Menerima Ganti Kerugian
    5. Pengukuran dan Pemetaan Kadastral-Sporadik(Peta Bidang)-Rutin(BPNRI.IV.1.e) oleh Kantor Pertanahan Kota Medan.
    6. Surat Kuasa Ahli Waris.
    7. Kartu Keluarga, KTP Alm. Bpk Hotben Simatupang (kutipan akta kematian) & KTP Ibu Sumihar Br. Sianturi.
    8. PBB / STTS (Surat Tanda Terima Setoran) tahun 2009 hingga 2019
    9. Daftar Persil Yang terkena pengadaan tanah jalan tol Medan-Binjai
    10. Lampiran Surat Advokat

    Tembusan ke:
    Bapak Edy Rahmayadi
    (Gubernur Sumatera Utara)

    NB. Surat ini dan Semua Lampiran saya email ke : disbinamarga@sumutprov.go.id

    Hormat kami,

    (Bp Gomgom Simatupang)

    Catatan: Saya Bp Gomgom Simatupang (No Hp: 0813 6233 7536) yang membuat surat ini putra no.2 dari Bapak Hotben Simatupang(almarhum) / Ibu Sumihar Br.Sianturi.
    Bertempat tinggal di Bogor

    1. Yth.Bpk Gomgom Simatupang
      Kami sudah membaca surap bapak dan memahami maksudnya.
      Bahwa persoalan pembebasan tanah untuk kepentingan jalan tol bukan kewenangan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provsu
      untuk lebih tepatnya bapak bisa mempertanyakan hal tersebut ke Kementrian PUPR cq. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Medan
      alamat nya di Jln. Sakti Lubis No.1 Medan
      Terimakasih.

Tinggalkan Balasan ke Ardi Panjaitan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *